Berita

"Dosen IAIQH Bagu Menerima Penghargaan sebagai Duta Kerukunan Umat Beragama"

13 Aug 2026 Admin IAIQH views
"Dosen IAIQH Bagu Menerima Penghargaan sebagai Duta Kerukunan Umat Beragama"

"Dosen IAIQH Bagu Menerima Penghargaan sebagai Duta Kerukunan Umat Beragama"

Dr. Buya Muhammad Subki Sasaki, M.H.,  Dosen Institut Agama Islam Qamarul Huda (IAQH) meraih gelar penghargaan sebagai Duta Kerukunan Umat Beragama pada acara Dzikir dan Do'a Kebangsaan Lintas Agama yang diadakan oleh Kantor Wilayah Kementrian Agama NTB, dalam rangka menyambut HUT Ke-81 RI guna memperkuat persatuan Nasional dan merawat kerukunan di tengah kebinekaan pada Rabu, 12 Agustus 2026 tepatnya di lapangan Sangkareang, Kota Mataram. Turut hadir Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama KH. Miftah Maulana Habiburrahman, Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati, serta Kakanwil Kemenag NTB H. Zamroni Aziz.

 

Penghargaan tersebut merupakan bentuk dari apresiasi atas komitmen dan kontribusi Dr. Buya Muhammad Subki Sasaki, M.H., yang telah mengawal kerukunan toleransi sejak tahun 2023 hingga saat ini masih aktif dalam mengawal terciptanya kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

 

Beliau menyampaikan bahwa selama memperjuangkan nilai-nilai kerukunan tentu tidak luput dari kritik dan cibiran serta penolakan, tetapi beliau tetap berpegang teguh mempertahankan nilai kerukunan di tengah-tengah masyarakat dengan motivasi yang ia pegang teguh hingga saat ini.

 

"Motivasi saya yaitu mengikuti ajaran Rasulullah Saw dalam mebumikan Islam rahmatan Lil alamin, mengajarkan kepada generasi dan masyarakat bahwa Indonesia ini kekuatannya ada pada rukun dalam kebhinekaan, serta bersatu dalam perbedaan." Ujarnya.

 

Beliau berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjalankan dan memahami pesan agama masing-masing dengan baik, serta terus saling merangkul dalam perbedaan yang dibangun diatas perjuangan banyak tokoh lintas agama serta menjadikan perbedaan sebagai rahmat dari Tuhan yang maha Esa.

 

Setelah menerima penghargaan sebagai Duta Kerukunan Umat Beragama beliau berharap dapat melakukan lebih banyak lagi kontribusi untuk menjaga toleransi, melakukan edukasi moderasi dan melakukan mitigasi terhadap masyarakat demi keberlangsungan NKRI yang aman damai serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memicu perpecahan. (Tika/QH Corner)

Bagikan: